... .. . Resensi Buku Islam

Situs ini memuat informasi tentang buku buku Islam. Resensi dan ringkasan buku buku Islam yang insya Allah bermanfaat buat para pembaca.

Thursday, June 11, 2026

Senarai Tentang Bulan Muharram


-------------------------------
https://buku-islam.blogspot.com/


. Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriyah, dan merupakan salah satu dari 4 bulan haram yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. 
Allah Ta’ala berfirman, 

إن عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka *janganlah kamu menganiaya diri* kamu dalam bulan yang empat itu." [at-Taubah/9:36]

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ ابْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِي بَكْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الزَّمَانُ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلَاثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
[صحيح البخاري : ٢٩٥٨]

Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Al Mutsannaa] telah bercerita kepada kami ['Abdul Wahhab] telah bercerita kepada kami [Ayyub] dari [Muhammad bin Sirin] dari [Ibnu Abi Bakrah] dari Abu Bakrah radliyallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Zaman (masa) terus berjalan dari sejak awal penciptaan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan, yaitu Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah dan Al-Muharam serta Rajab yang berada antara Jumadil (akhir) dan Sya'ban".
[Hadits riwayat al-Bukhari no.2958]

. Ketaatan di bulan-bulan tersebut dilipatgandakan pahalanya sebagaimana kemaksiatan di bulan-bulan tersebut dilipatgandakan dosanya. 

. Bulan Muharram ini diagungkan oleh banyak pihak. Kaum Yahudi berpuasa di bulan Muharram; Kaum Musyrikin Arab berpuasa di bulan Muharram dan mereka tidak mau memulai berperang di bulan-bulan tersebut. Kaum Syiah Rafidhah mengagungkan bulan Muharram. Kaum Nawashib (yang membenci ahlibait) memuliakan bulan Muharram. Dan kaum Muslimin Ahlussunnah wal Jama'ah memuliakan bulan Muharram dan berpuasa di bulan tersebut.

. Bulan Muharram dianjurkan untuk *memperbanyak berpuasa*.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mendorong kita melakukan puasa pada bulan Muharram sebagaimana sabdanya,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

"Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam." [HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah].

Bulan Muharram disandarkan kepada Allah (dengan narasi 'bulannya Allah') karena keagungan bulan tersebut. 

. Dianjurkan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram. *Sebelum diwajibkan puasa Ramadhan, puasa Asyura hukumnya wajib*. 

. Diperintahkan untuk *puasa Tasu'a* pada tanggal 9 Muharram dalam rangka menyelisihi Yahudi.

. Pada 10 Muharram, Allah menyelamatkan Nabi Musa 'alaihissalam bersama para pengikutnya dan menenggelamkan Fir'aun bersama bala tentaranya. *Nabi Musa bersyukur dengan berpuasa*. Kemudian ini diikuti oleh kaum muslimin dengan perintah dari Rasulullah shallallaahu'alai wa sallam.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضى الله عنهما  أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَدِمَ الْمَدِينَةَ فَوَجَدَ الْيَهُودَ صِيَامًا يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: مَا هَذَا الْيَوْمُ الَّذِى تَصُومُونَهُ؟ فَقَالُوا هَذَا يَوْمٌ عَظِيمٌ أَنْجَى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى وَقَوْمَهُ وَغَرَّقَ فِرْعَوْنَ وَقَوْمَهُ فَصَامَهُ مُوسَى شُكْرًا فَنَحْنُ نَصُومُهُ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: فَنَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ». فَصَامَهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ  (البخاري، ح/2004، ومسلم، ح/11330)

Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma mengabarkan bahwa ketika Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi memuasai hari Asyuro. Sehingga beliaupun  Shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya, "Hari apa yang kalian puasai ini?" Mereka menjawab, "Ini adalah hari yang agung. Allah menyelamatkan Musa beserta kaumnya dan menenggelamkan Fir’aun bersama pengikutnya. Musa memuasai hari ini sebagai bentuk syukur, maka kami ikut memuasainya." Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, "Kami lebih berhak dan lebih utama (meneladan) Musa daripada kalian." Sehingga Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pun memuasainya dan memerintahkan para sahabat memuasainya. [Al-Bukhari no.2004 dan Muslim no.11330]

. Pada 10 Muharram, Husain bin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu'anhuma, terbunuh pada tahun 61 H. Dengan *terbunuhnya Husain*, syaitan membuat dua macam bid'ah
1. Bid'ah kesedihan dan ratapan di hari 'Asyura. *Bid'ah ini dilakukan oleh kaum Syiah* yang mencintai ahlibait secara berlebihan. Mereka menampar-nampar wajah, menjerit-jerit, dll. Ini termasuk niyahah yang merupakan dosa besar warisan jahiliyyah. 
2. Bid'ah kegembiraan di hari 'Asyura. *Bid'ah ini dilakukan oleh kaum Nawashib* yang membenci ahlibait. Mereka memakai celak, memberikan makan, melebihkan uang belanja keluarga, dll. 
Ahlussunnah wal Jama'ah berada di tengah-tengah di antara dua kutub tersebut. Pembunuhan terhadap Husain adalah maksiat kepada Allah dan Rasul Nya. Husain wafat dalam keadaan terdholimi dan syahid, radhiyallahu'anhu. 



Rujukan: 
1. Ada Apa dengan Bulan Muharram?, Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A., Channel Firanda Andirja
2. Keutamaan Bulan Muharram dan Puasa Asyura, Syaikh Muhammad bin Shalih Munajjid, Situs Al Manhaj
3. Peristiwa Karbala, Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat, Channel Maktabah Mu'awiyah bin Abi Sufyan


------------------
Senarai disusun oleh Abu Maryam Chandra
24 Dzulhijjah 1447 H/9 Juni 2026 M
Malam hari lepas maghrib 
di Bogor 

Selanjutnya...